Akar Dan Bumi Songtext
von Amuk
Akar Dan Bumi Songtext
Sama-sama, Kawan, ni, boleh kita mulai?
Tidak sekali, yeah
Ready? Ready?
Lupakan diri
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api
Tinggi-tinggi kelapa Bali
Walaupun tinggi, kental diri
Tidak pernah lupa diri
Tidak pernah megah diri
Mencengkam akar di bumi
Rimbun-rimbun pohon benalu
Tinggi di atas, sombongkan diri
Pandang langit, lupa bumi
Pandang langit, lupa bumi
Menumpang menunggu mati
Buat sama-sama
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api, oh-yeah
Tinggi-tinggi kelapa Bali
Walaupun tinggi, kental diri
Tidak pernah lupa diri
Tidak pernah megah diri
Mencengkam akar di bumi
Rimbun-rimbun pohon benalu
Tinggi di atas, sombongkan diri
Pandang langit, lupa bumi
Pandang langit, lupa bumi
Menumpang menunggu mati
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri, hei-hei
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api, oh-yeah
"Tak Relevan"
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Poket lebat, engkau pun rapat
Poket lebat, engkau pun rapat
Memang kau hebat, hatimu berkarat
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Poket lebat, engkau pun rapat
Poket lebat, engkau pun rapat
Memang kau hebat, hatimu berkarat
Engkau kawan, tak boleh harap
Kau sememang pandai berpura
Masa senang, kitalah teman, yeah
Memang, yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah
Kau kejam, yeah
Masa senang, kitalah teman
Masa senang, kitalah kawan
Di masa susah, tidak pun kaupandang
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya, he-yeah, aw
Engkau kawan, tak boleh harap
Kau sememang pandai berpura
Masa senang, kitalah teman, yeah
Memang, yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah
Kau kejam, yeah
Masa senang, kitalah teman
Masa senang, kitalah kawan
Di masa susah, tidak pun kaupandang
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya, hei, hei, jump!
Hei-hei-yeah, hei-hei-yeah, hei-hei-yeah, ah!
Hei, yeah!
Bagaimana? Horey! Makin panas, oke
Depan ini ada, macam mana dijanjikan tadi
Untuk Anda semua, mereka menjemput kita ada guest artis
Ah, daripada Republic Official
Berikan satu tepukan gemuruh untuk (Arul) Arul
Alright, Bro!
Tidak sekali, yeah
Ready? Ready?
Lupakan diri
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api
Tinggi-tinggi kelapa Bali
Walaupun tinggi, kental diri
Tidak pernah lupa diri
Tidak pernah megah diri
Mencengkam akar di bumi
Rimbun-rimbun pohon benalu
Tinggi di atas, sombongkan diri
Pandang langit, lupa bumi
Pandang langit, lupa bumi
Menumpang menunggu mati
Buat sama-sama
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api, oh-yeah
Tinggi-tinggi kelapa Bali
Walaupun tinggi, kental diri
Tidak pernah lupa diri
Tidak pernah megah diri
Mencengkam akar di bumi
Rimbun-rimbun pohon benalu
Tinggi di atas, sombongkan diri
Pandang langit, lupa bumi
Pandang langit, lupa bumi
Menumpang menunggu mati
Bila menari, dongak ke langit
Langkahmu sumbang, salahkan bumi
Silap sendiri tak dipeduli
Terbiar sudah membuta tuli
Baru tengadah menyesali diri, hei-hei
Ikutkan rasa, kelak binasa
Kerasnya hati membawa mati
Pentingkan dosa, sumpah bertakhta
Megah ilusi mejadi mimpi
Panasnya diri bagai dibakar api, oh-yeah
"Tak Relevan"
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Poket lebat, engkau pun rapat
Poket lebat, engkau pun rapat
Memang kau hebat, hatimu berkarat
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Poket lebat, engkau pun rapat
Poket lebat, engkau pun rapat
Memang kau hebat, hatimu berkarat
Engkau kawan, tak boleh harap
Kau sememang pandai berpura
Masa senang, kitalah teman, yeah
Memang, yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah
Kau kejam, yeah
Masa senang, kitalah teman
Masa senang, kitalah kawan
Di masa susah, tidak pun kaupandang
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya, he-yeah, aw
Engkau kawan, tak boleh harap
Kau sememang pandai berpura
Masa senang, kitalah teman, yeah
Memang, yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah
Kau kejam, yeah
Masa senang, kitalah teman
Masa senang, kitalah kawan
Di masa susah, tidak pun kaupandang
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya
Engkau kini tak serupa dulu
Berkawan pun nak pilih bulu
Pandang serong sebelah mata
Pandang serong sebelah mata
Kau makin sombong semenjak kau kaya, hei, hei, jump!
Hei-hei-yeah, hei-hei-yeah, hei-hei-yeah, ah!
Hei, yeah!
Bagaimana? Horey! Makin panas, oke
Depan ini ada, macam mana dijanjikan tadi
Untuk Anda semua, mereka menjemput kita ada guest artis
Ah, daripada Republic Official
Berikan satu tepukan gemuruh untuk (Arul) Arul
Alright, Bro!
Writer(s): Mohd Azam Bin Sulong Lyrics powered by www.musixmatch.com

