Pesan Songtext
von Pringgo
Pesan Songtext
Kita semua
Pernah punya mimpi ′tuk menjadi pahlawan
S'perti Kotaro Minami ataupun Usagi
Setia menanti seminggu sekali duduk di depan TV
Ayah Ibu pergi menjemput rezeki, kini kusadari
Masanya berganti
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Namun, kini kumengerti
Mereka bilang, "Suatu saat nanti
Kau akan ulangi pesan ini lagi
Masanya ′kan datang giliranmu nanti"
Oh, kenyataan tak seindah memori
Ironi
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Namun, kini kumengerti
Oh, oh-oh, oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh-oh
Tiap hari jam delapan malam
Ku menantikan mereka pulang
Bermain, tertawa, lalu baca cerita
Tak terlihat keluhan
Ilusi kehidupan
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Mengeluh terus, tak henti
Namun, kini kumengerti
Pernah punya mimpi ′tuk menjadi pahlawan
S'perti Kotaro Minami ataupun Usagi
Setia menanti seminggu sekali duduk di depan TV
Ayah Ibu pergi menjemput rezeki, kini kusadari
Masanya berganti
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Namun, kini kumengerti
Mereka bilang, "Suatu saat nanti
Kau akan ulangi pesan ini lagi
Masanya ′kan datang giliranmu nanti"
Oh, kenyataan tak seindah memori
Ironi
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Namun, kini kumengerti
Oh, oh-oh, oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh
Oh, oh-oh, oh-oh-oh
Tiap hari jam delapan malam
Ku menantikan mereka pulang
Bermain, tertawa, lalu baca cerita
Tak terlihat keluhan
Ilusi kehidupan
Kini aku yang mencari arti
Pesan yang dulu kuanggap tak berarti
Janji-janji
Yang manis darimu kadang teringkari
Kecewa, marah, menangis
Mengeluh terus, tak henti
Namun, kini kumengerti
Writer(s): Pringgo Aryo Perdana Lyrics powered by www.musixmatch.com

