The Jansen Songtexte
Dunia Modern Terlalu Depresif, Untukmu yang Selalu Berekspresif
Gründung am 01. Mai 2015
Romantisasi Impulsif
- kepadamu, marni
- bagaimana kabarmu, sayang?
- jika hidup hanya sekedar berjalan
- jika hidup bagai rumah makan sederhana
- jika hidup mengharapkan jadi jutawan
- jika hidup penuh dengan glamor
- bila cinta adalah sebuah kenakalan remaja
- bila cinta adalah sebuah propaganda (wo ai ni)
- andai kita tumbuh besar nanti
- andai kita punya rumah nanti
- andai kita masih bersama sampai akhir
- terima kasih telah menyinari hidupku yang tak sempurna
Durja Bersahaja
- Hey, Dasar Kau Rubah!
- Kitalah Penjelajahnya!
- Sudah, Jangan Lagi Kau Jual Rasa Sedihmu!
- Katanya Sudah Tak Lagi Membenci, Lantas Mengapa Masih Memaki?
- Ah, Untung Saja Aku Terpesona Olehnya
- Apakah Benar, Dendam Harus Terbayarkan?
- Saat Berdamai dengan Realita
- Keberuntungan Memang Tak Semua Kita Punya
- Serangan yang Kau Lancarkan Itu Percuma
- Hanya Ada Kegelapan yang Menunggumu di Sana
- Jam Dua Belas
- Dan Aku Pun Mengharapkan Masa Depanku, Menjadi Apa yang Ku Mau!
Banal Semakin Binal
- Dua Bilah Mata Pedang
- Kau Pemeran Utama di Sebuah Opera
- Sore di Kebun Raya
- Ku Bukan Mesin Lotremu
- Langit Tak Seharusnya Biru
- Mereguk Anti Depresan Lagi
- Lalu Lalang Lintas Generasi
- Tipu Daya Sejarah
- Televisi Masih Menyala
- 7456
- Dunia Modern Terlalu Depresif, Untukmu yang Selalu Berekspresif
- Manuver Cerdikmu
- Planetarium (von The Jansen feat. Mirakei)